HERMENEUTIKA MUSDAH MULIA TERHADAP AYAT POLIGAMI

Muhammad Sakeria, Abd Muid N, Muhaemin B

Abstract


Tulisan ini membahas urgensi memahami ayat-ayat Al-Qur'an yang berbicara tentang relasi laki-laki dan perempuan (khusunya ayat poligami) dengan pendekatan hermeneutika. Lebih-lebih hermeneutika diartikan sebagai pemahaman terhadap kontekstual untuk mencari makna di balik teks ayat tersebut. Dengan penerapan hermeneutika terhadap ayat poligami maka akan menghasilkan makna spirit (ruh) dari ayat tersebut tentang pelarangan pernikahan poligami. Dalam tulisan ini hermeneutika Musdah Mulia dipilih menjadi sorotan inti, dikarenakan Musdah Mulia merupakan salah satu tokoh feminisme yang sangat giat menantang hukum perkawinan poligami di Indonesia khususnya, dan di dunia Islam pada umumnya. Adanya ragam pendapat dalam memahami ayat poligami (Q.S. An-Nisâ’/4:3), membuat status kebolehan pernikahan poligami masih menuai pro-kontra di masyarakat Islam.

Keywords


Hermeneutika; Musdah Mulia; Poligami

Full Text:

PDF

References


Ankersmit. Refleksi Tentang Sejarah, Pendapat-Pendapat Modern tentang Filsafat Sejarah, diterjemahkan oleh Dick Hartoki. Jakarta: Gramedia, 1987.

Baidowi, Ahmad. Tafsir Feminis. Bandung: Nuansa Cendekia, 2005.

Al-Barudi, Imad Zaki. Tafsir Al-Qur'an Wanita, diterjemah oleh tim penerjemah pena dari Judul Tafsir Al-Qur'an Al-Azim lin Nisâ. Jakarta: Pena Pundi Aksara, t.th.

Bustami, et.al., Memikirkan Kembli Problematika Poligami Secara Sirri, Yogyakarta: Budi Utama, 2020.

Hamka, Tafsir Al-Azhar, Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd. Cet 5 Jilid 2, 2003.

Maftakhatusolikhah, Akar Teologis Ketimpangan Gender: Pemikiran Feminisme Riffat Hassan, dalam Jurnal Millah, Vol. II, No. I, AGUSTUS 2002.

Mardinsyah, Mardety. Hermeneutika Feminisme Reformasi Gender dalam Islam. Jakarta: PT. Lontar Digital Asia, 2018.

Mansur. Metodologi Tafsir Kontemporer (Menimbang Tawaran Metodologi Tafsir Emansipatoris). Yogyakarta: Interpena, 2011.

Moqsith, Abd. Tafsir atas Poligami dalam Al-Qur'an, dalam jurnal Karsa, vol. 23 no. 1, juni 2015.

Muhammad, Husein. Fiqh Perempuan. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.

Mulia, Siti Musdah. Islam Menggugat Poligami. Jakarta: PT. Gramedia pustaka utama, 2007.

-------. Muslimah Reformis. Jakarta: Mizan, 2004.

-------. Membangun Surga di Bumi. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2011.

-------. Muslimah Sejati. Bandung: Penerbit Marja, 2011.

Nawawi, Abd. Muid. Hermeneutika Tafsīr Maudū’ī, dalam Jurnal Ṣuḥuf, Vol. 9, No. 1, Juni 2016.

Al-Qatthan, Manna’. Dasar-Dasar Ilmu Al-Qur'an, diterjemahkan oleh Umar Mujtahid dari judul Mubahits fi Ulumil Qur’an. Jakarta: Aqwam Jembatan Ilmu, 2017.

Rohimi. Metodologi Ilmu Tafsir & Aplikasi Model Penafsiran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Saihu, Made. Unity in Diversity: Humanism-Theocentric Paradigm of Social Education in Indonesia. Mauritius: GlobeEdit: International Book Market Service Ltd, 2020.

Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Misbâh: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 2, Cet.VIII. Jakarta: Lentera Hati, 2007.

Wahyudi, Yudian. Hasan Hanafi (Hermeneutika Al-Qur’an). Yogyakarta: Pesantren Nawesea Prres, 2009.

Wadud, Amina. Qur’an Menurut Perempuan, diterjemahkan oleh Abdullah Ali Dari Judul Qur’an And Woman: Rereading The Socred Text From Woman’s Perspective. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2006.

Az-Zuhaili, Wahbah. Fiqih Islam wa Adillatuhu. Jakarta: Gema Insani, 2011




DOI: https://doi.org/10.36670/alamin.v4i01.89

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Muhammad Sakeria, ABD. MUID N, MUHAEMIN B.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.